Lokasi / Beranda / Berita / Viral, Video Grill Drainase Jalan Pahlawan Semarang Buat Kaget Pengendara, DPU Jelaskan Penyebabnya
Viral, Video Grill Drainase Jalan Pahlawan Semarang Buat Kaget Pengendara, DPU Jelaskan Penyebabnya

Penutup saluran air (grill drainase) di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, kembali menjadi perhatian publik setelah video kondisinya ramai diperbincangkan di media sosial.
Padahal, grill tersebut baru saja diperbaiki, namun masih menimbulkan suara benturan keras hingga membuat pengguna jalan kaget saat melintas.
Dalam video yang beredar, terlihat tiga penutup saluran air berjajar di badan jalan arah Simpang Lima.
Salah satu grill bahkan dipasangi traffic cone atau pembatas jalan sehingga pengendara menghindari bagian yang diduga masih bermasalah.
Unggahan itu dibagikan akun Instagram @dinaskegelapan***.
Pada video tersebut juga muncul tulisan keterangan yang menyindir kondisi fasilitas jalan yang dinilai belum maksimal.
"Baru saja diperbaiki sekarang sudah rusak lagi lokasi Jalan Pahlawan arah Simpang Lima. Yen golek bati ojo nemen2 to ndes ndes. Rag gelem di paido tapi gaweanmu rag memper blas," tulis akun tersebut.
Lantas, apa penjelasan dari dinas terkait?
Penjelasan DPU Kota Semarang
Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan elemen struktur utama yang mengalami kerusakan telah ditangani lebih dulu sebagai prioritas untuk menjamin keamanan konstruksi.
"Bunyi yang masih terdengar saat ini karena grating steel baru belum terpasang. Tapi struktur penyangganya sudah kami perbaiki lebih dulu demi keamanan," ujar Suwarto, Rabu (15/7/2026).
Grating steel pengganti saat ini masih dalam proses pabrikasi di bengkel produksi.
Material tersebut diperkirakan tiba di lokasi pada 20 Juli 2026, untuk selanjutnya segera dilakukan pemasangan.
Selama masa transisi ini, grill lama tetap digunakan sementara sehingga bunyi saat dilintasi kendaraan masih akan terdengar hingga proses pemasangan grating baru selesai.
"Kami paham warga resah karena bunyinya cukup mengganggu," kata Suwarto.
DPU Kota Semarang berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tersebut segera setelah material grating steel diterima, serta akan terus memantau kondisi lokasi sampai pekerjaan dinyatakan selesai dan berfungsi optimal.
"Begitu material grating datang, kami akan pasang secepatnya, tidak akan menunggu lama," pungkasnya.
Sebelumnya — Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
Selanjutnya — 56 Desa di Jabar Dilanda Kekeringan, Kabupaten Bogor Jadi Wilayah Terparah
Artikel Terkait
- Polisi Sita 19 Barang Bukti Kasus Ledakan di MAN 3 Padang, Ada 3 Bom Aktif Dimusnahkan
- Kisah Pilu Korban KLM Nurul Salsa di Selayar, 3 Orang Meninggal di Atas Gabus lalu Dilepas ke Laut
- Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
- Kolaborasi Heri Dono dan Adelle, dari Kanvas ke Koleksi Perhiasan
- Duduk Perkara Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Dipicu Dugaan Balap Liar
- Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal
- PT Inhutani I Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA hingga S1
- Tri Tito Sebut Sinergi Pemda-TP PKK Percepat Program Prioritas di Grassroots
