Lokasi / Beranda / Pendidikan / Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi
Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi

Meski demikian, hingga kini penyidik belum memperoleh keterangan yang mengarah kepada pelaku maupun orangtua bayi tersebut.
Menurut Wuriyanti, tidak satu pun saksi mengaku mendengar tangisan bayi sebelum ditemukan oleh seorang pemulung.
"Mereka rata-rata tidak mendengar bayi menangis karena pemulung itu juga pada saat menemukan bayi diam saja, tidak menangis," kata Wuriyanti.
Wuriyanti mengungkapkan, tangisan bayi baru terdengar setelah dibawa ke bidan desa untuk dibersihkan dan dimandikan.
"Ternyata saat dibersihkan dan dimandikan di bidan desa baru menangis. Di RSUD juga bayi itu menangis. Jadi mungkin menangis, tetapi warga tidak mendengar," ujarnya.
Wuriyanti mengatakan, kondisi lokasi penemuan bayi juga menyulitkan proses penyelidikan.
Sebab, lokasi tersebut berada di lahan kosong yang sepi dan tidak dilengkapi kamera pengawas (CCTV).
"Lokasinya memang sepi," ucap dia.
Sebagai informasi, bayi perempuan itu ditemukan oleh seorang pemulung bernama Kandar saat mencari barang bekas di lahan kosong dekat kawasan Grand Wisata pada Selasa (14/7/2026).
Saat ditemukan, bayi diperkirakan baru berusia sekitar tiga hari.
Ia tidak mengenakan pakaian dan hanya dibungkus kain bekas berwarna putih.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi bayi secara umum sehat meski mengalami demam ringan, kekurangan cairan, dan kulit menguning.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi untuk penanganan bayi yang berstatus terlantar, sementara proses penyelidikan guna mengungkap pelaku pembuangan bayi masih terus dilakukan.
Sebelumnya — Ada yang Bela Spanyol, Ada yang Dukung Messi, Ada Pula yang Cuma Mau Nonton Konser
Selanjutnya — Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah
Artikel Terkait
- PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan
- Serukan Perang ke Pengemplang Pajak, Menkeu Jerman: Orang Jujur Tak Boleh Dianggap Bodoh
- Tren Aspal Halaman Depan Rumah di Eropa Perparah Dampak Cuaca Panas
- Christine Hakim jadi Caregiver Suami dan Ibu yang Sakit Jantung
- Kuasa Hukum Eks Dirut Bank Bengkulu: Klien Kami Pidana Perbankan bukan Korupsi
- Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL Masih Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar
- Empat Orang Masih Terjebak di Rumah Mewah yang Hancur akibat Ledakan di Medan
- Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
