Lokasi / Beranda / Berita / Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang
Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat , Muhaimin Iskandar meminta para relawan belajar dan melihat penanganan bencana dari negara Jepang. Dia meminta mereka belajar cara Jepang melihat bencana gempa bumi.
Hal itu disampaikan saat acara pelatihan relawan tanggap bencana Sigap Bangsa di Bogor, Sabtu . Mulanya, dia menyampaikan rasa terima kasih atas ketersediaan para relawan yang hadir.
"Kalau sudah menjadi bagian dari BNPB, maka dengan demikian kita siap setiap saat menanggulangi risiko apapun yang terjadi apabila ada bencana," kata dia, dalam sambutannya.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kerawanan yang bisa datang kapan saja. Meskipun di balik itu, terdapat kekayaan yang melimpah.
"Tentu harus menjadi kesadaran kita untuk sigap setiap saat. Sigap itu singkatan dari Sinergi Penduli Bangsa. Sigap, setiap saat sigap menghadapi tantangan, setiap saat sigap menghadapi berbagai ancaman yang setiap saat bisa menghantui wilayah tanah air kita," tuturnya.
Dia menyambut baik organisasi relawan yang dibentuk tersebut. Serta, berharap agar organisasi relawan semacam itu bisa terus berkembang di seluruh Indonesia.
"Menjadi kekuatan baru yang mengantisipasi dan peduli terhadap apapun yang terjadi terutama bencana yang menghantui kehidupan kita, tidak hanya Indonesia, di berbagai daerah," bebernya.
Dia mengatakan selain kecanggihan alat, yang perlu diperhatikan adalah penanganan bencana itu sendiri. Cak Imin lalu meminta para relawan belajar dari negara Jepang dalam melihat bencana.
"Kita bisa belajar dari Jepang karena sudah tahu pasti setiap saat ancamannya adalah gempa. Maka sejak kecil pun mereka sudah waspada dan ketika terjadi bencana, gempa itu semua terantisipasi dengan baik," ungkapnya.
Menurutnya sejak di bangku sekolah dasar, masyarakat Jepang sudah diberi bekal penanggulangan kebencanaan. Dia berharap para relawan bisa mengadopsi hal tersebut.
"Sejak sekolah dasar, sekolah playgroup sudah menjadi bagian integral dari antisipasi. Dan saya berharap sikap ini sebagai organ baru akan menjadi bagian dari kekuatan untuk terus belajar mengadopsi dari berbagai kemajuan, dari pengalaman berbagai negara," imbunya.
Kemudian ditanya apakah relawan tersebut nantinya akan membantu masalah kekeringan yang mulai muncul, Cak Imin mengatakan mereka harus selalu siap membantu.
"Pasti, harus. Tim ini siap ," pungkasnya.
Sebelumnya — Saat Nyawa Ojol Jadi Taruhan, Terpaksa Terima Pesanan Antar Kulkas hingga Kasur
Selanjutnya — Rekrutmen Tamtama TNI AL 2026 Masih Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar
Artikel Terkait
- Pengemudi Ojek Ditembak Maling Motor Saat Coba Tangkap Pelaku di Matraman Jaktim
- Kasus Teror Tetangga di Depok Diduga Berawal dari Perselisihan Sejak 2024
- Banjir Rob, Dampak Kerugian, dan Warga yang Menolak Pindah
- Polisi Tangkap Remaja di Jaksel yang Lecehkan 3 Anak, Modus Ajak Main Gim
- Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal
- Operasi Berantas Jaya, Polres Bekasi Kota Ungkap 77 Kasus Begal-Curanmor
- Polisi Tangkap 3 Penadah Saat Buru Pencuri Motor di Karawang
- Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru
