Lokasi / Beranda / Bisnis / KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim

KPK memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison. Salah satu saksi yang diperiksa yakni Dirjen PKN V Badan Pemeriksa Keuangan Widhi Widayati .
"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dalam dugaan TPK terkait audit laporan keuangan oleh BPK di Kabupaten Muara Enim Sumsel," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis .
Widhi Widayati tiba di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 10.00 WIB. Selain Widhi, KPK hari ini memeriksa 4 saksi lain dalam perkara ini, yaitu Bobby Adhityo Rizaldi selaku anggota V BPK, Tuning Rahayu selaku Tenaga Ahli Anggota V BPK, Ahdony Asfiansyah selaku ASN BPK dan Wahyu Tri Handoko selaku Kepala Sekretariat AKN V BPK.
Sebelumnya, Edison ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan pada Senin . KPK kemudian menetapkan Edison sebagai tersangka pada Selasa .
Selain Edison, KPK menetapkan tiga orang lain sebagai tersangka usai OTT itu. Berikut identitas para tersangka:1. Bupati Muara Enim, Edison2. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026, Abi Nurwardani.3. Keponakan Bupati, Adi Triyadi4. Marketing PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin Hardi.
KPK menduga Edison menerima suap Rp 500 juta dari Cory. Suap diduga diterima lewat Abi Nurwardani.
Suap diduga merupakan duit menjaga 'hubungan baik' karena PT MSA selaku supplier smart board telah mendapat proyek pengadaan dari Pemkab Muara Enim tahun 2025. Selain itu, Abi menerima setoran duit dari rekanan dinas lainnya di Muara Enim. KPK menyita duit sekitar Rp 1,9 miliar dalam perkara ini.
Pada Rabu , KPK melakukan OTT terhadap lima ASN BPK. KPK menyebutkan OTT ini masih terkait dugaan suap di Pemkab Muara Enim. KPK menduga Bupati Muara Enim memberi suap ke pihak BPK terkait temuan dalam pengadaan smart board.
KPK kemudian menetapkan lima tersangka kasus dugaan suap dari pihak Edison ke pihak BPK. KPK mengungkap pihak BPK meminta Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit.
Berikut lima tersangka dalam kasus kedua Edison:1. Angga selaku pihak swasta2. Titin Rita Lestari selaku ASN atau Pengendali Teknis.3. Edison selaku Bupati Muara Enim4. Cory Erin Hardi selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi5. Fika selaku pihak Direktur PT Millenium Solusi Abadi.
Terbaru, KPK telah menggeledah rumah anggota V Badan Pemeriksa Keuangan , Bobby Adhityo Rizaldi . Penyidik mengamankan sejumlah barang bukti dari penggeledahan tersebut.
"Benar, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara BB, yang berlokasi di wilayah Jakarta. Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa .
Lihat juga Video: KPK Join Investigation dengan Kortas Tipikor Polri di Kasus Muara Enim
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya
Selanjutnya — GNK Kritik Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Bela Febrie
Artikel Terkait
- Cara Menikmati Keindahan Waduk Sermo di Kulon Progo, Bisa Jogging dan Lari
- Sampah-sampah Dilalap Api dari Depok hingga Gunung Putri
- Balap Liar Kuasai Jalan di Rawamangun Jaktim, Polisi Tingkatkan Patroli
- LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa
- KPK Cecar Anggota BPK soal 'Pengaturan' Temuan Audit di Kasus Bupati Edison
- Terlalu Banyak Barang di Rumah Bisa Memicu Stres, Ini Cara Mengatasinya
- Bareskrim Cabut Police Line dan CCTV Terkait Narkoba di New Star Bali
- Bareskrim Bongkar Sindikat Pencurian Modul BTS Bikin Blackout Jakarta-Jabar
