Lokasi / Beranda / Pendidikan / Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten
Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten

Menanggapi video itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti informasi yang beredar dengan melakukan peninjauan ke lokasi.
Berdasarkan hasil penelusuran petugas, aktivitas "pijat ala India" yang dilakukan sekelompok orang tersebut ternyata hanya merupakan konten media sosial.
"Sudah dilakukan koordinasi dan di dapatkan info terkait video pijat di area Danau Sunter. Itu hanya sekedar konten saja, tapi anggota tetap patroli terus," kata Satriadi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (18/7/2026).
Ia menambahkan, konten tersebut dibuat pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperolehnya, pembuatan konten tersebut melibatkan puluhan orang.
"Informasi yang didapat bawa mereka berkelompok sekitar 15 sampai 20 orang untuk membut konten," tutur Satriadi.
Terkait keberadaan miras di lokasi, Satriadi menegaskan bahwa berdasarkan hasil peninjauan, minuman tersebut dibawa sendiri oleh para pembuat konten.
"Itu (soal miras) mereka bawa (bukan beli di warung sekitar lokasi)," ucap dia.
Sebelumnya — PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan
Selanjutnya — Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Rp 17,7 Triliun
Artikel Terkait
- KPK Dalami Komunikasi Anggota BPK Bobby dan Angga Terkait Suap Audit Muara Enim
- Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya
- Cara Tuchel Lepas Stres di Timnas Inggris, Bersepeda dan Makan Es Krim
- Yusril: Kasus Febrie Adriansyah Tak Dibahas Prabowo di Sidang Kabinet
- Burnham Langsung Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris
- Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026, Cek Jam Keberangkatan hingga Malam
- Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?
- Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
