Lokasi / Beranda / Pendidikan / Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas

Konflik antara warga Desa Narasaosina dan Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur , kembali pecah pagi tadi. Dua orang tewas akibat kejadian ini.
Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, langsung mendatangi lokasi seusai warga kedua desa kembali memanas pagi ini. Menurutnya, dua korban tewas terdiri atas warga Desa Narasaosina dan Waiburak.
"Saya di lokasi. Lagi nego antar mayat dari Lewonara yang dibunuh. Mayat dari Bele siap dikubur," kata Ignas, dilansir detikBali, Sabtu .
Sementara itu, ada dua warga dari Desa Waiburak yang mengalami luka dan sudah dirujuk ke RSUD Lewoleba dan RSUD dr Hendrikus Fernandez Larantuka. Kedua warga yang terluka akibat senjata tajam itu sempat menjalani perawatan di Puskesmas Ile Boleng.
"Satu pasien dirujuk ke RSUD Lewoleba dan satu pasien lagi dirujuk ke RSUD Larantuka," ujar Kepala Puskesmas Ile Boleng, Stefanus Ola Bura, Sabtu .
Bentrok antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak terjadi sejak lama. Konflik dipicu saling klaim kepemilikan tanah adat yang belum juga rampung.
Kasus tersebut sudah sempat dimediasi oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur beberapa waktu lalu. Meski begitu, bentrokan masih terjadi. Bahkan, pada 9 Mei lalu, belasan rumah ludes dibakar dan tujuh warga terkena peluru hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Baca selengkapnya di sini.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya — Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Buka Hotline Aduan Warga
Selanjutnya — Mojtaba Khamenei Angkat Suara Usai Pemakaman Ayahnya
Artikel Terkait
- Hakim Lerai Debat di Sidang Eks Ketua Ombudsman: Terserah Saksilah
- Banjir 1 Meter Rendam Kota Sinjai, Rumah Jabatan Bupati dan Jalan Utama Tergenang
- Rekam Jejak Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026, Kompak Tergelincir di Semifinal
- Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
- Khofifah Minta Perizinan Online guna Cegah Korupsi Dikebut, Ini Kata Dinas ESDM Jatim
- Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga
- Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban
- Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
